by

Mahasiswa Kukerta Unri Manfaatkan Sampah Plastik

PEKANBARU,WARTAPENARIAU.com-Dengan cara membuat ecobrick, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau bersama siswa/i sekolah dasar memanfaatkan sampah plastik di daerah Desa Pangkalan Serik, Kecamatan Siak Hulu,Kabupaten Kampar.

Menurut Febriansyah, sebagai salah satu solusi mengurangi sampah plastik, pembuatan ecobrick sekaligus mengurangi risiko banjir yang sering terjadi di Desa Pangkalan Serik.

“Ecobrick, adalah bata yang ramah lingkungan. Ecobrick menjadi salah satu dari sekian banyak cara mendaur ulang sampah plastik. Tidak seperti bata yang pemanfaatannya terbatas, ecobrick bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Kami membuat ecobrick untuk dirangkai menjadi meja mengaji yang dapat dipergunakan di masjid,”jelas Febriansyah sebagai penanggungjawab kegiatan tersebut, Rabu (31/7/2019).

Febriansyah menambahkan, ecobrick dianggap menjadi solusi masalah sampah plastik yang sederhana namun visioner. Selain ramah lingkungan, ecobrick mempunyai berbagai manfaat.

Berbekal botol plastik dan sampah plastik yang sudah tidak bisa dimanfaatkan, mereka bersama siswa/I SDN 10 Pangkalan Serik memasukkan sampah plastik ke dalam botol plastik. Sebelum dimasukkan, sampah dipotong kecil-kecil dan dimasukkan ke botol dengan cara ditekan agar padat dan botol menjadi keras. Beberapa botol yang sudah padat dijadikan satu kemudian dilekatkan menggunakan lem dan dapat dirangkai menjadi meja.

“Lewat kegiatan ini, target kami adalah timbulnya kesadaran dan tanggungjawab pribadi dalam mengolah sampah. Hasil meja yang telah kami buat, kami serahkan ke petugas masjid untuk dapat digunakan juga oleh anak-anak saat ingin mengaji,” sambungnya.

Febriansyah berharap dengan adanya kegiatan ini, dapat memberikan kesadaran bahwa pentingnya menjaga lingkungan sekitar demi kenyamanan bersama.***(Aditya)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *