by

Info Buat Kapolda Sumut, Judi “Marak” Di Kota Medan

MEDAN,WARTAPENARIAU.com-Judi ketangkasan berkedok game tembak ikan bebas beraktivitas di Jalan Setia Budi No 45, Jalan Setia Budi No 12, dan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Senin (28/12/2020).

Judi ketangkasan ini tidak jauh dari Pondok Pesantren Ar – Raudhatul Hasanah dan ada tiga titik jenis “Judi tembak ikan” yang jaraknya tidak jauh dan masih berdekatan yang hanya berjarak berkisar 100-200 meter saja. Menurut informasi yang diperoleh disebut-sebut milik bermarga Sitanggang.

Tidak hanya disitu, Wartapanariau.com juga menemukan judi mesin ketangkasan tembak ikan di Jalan Flamboyan Raya, Tangjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, lokasi ini sangat terbuka bak seperti warung kopi yang sedang menunggu pelanggannya, selanjutnya menurut informasi dari penjaganya mengakui bahwa mesin ketangkasan tersebut juga milik bermarga Sitanggang.

Tidak bisa dipungkiri praktek judi berkedok game ketangkasan ini sangat meresahkan masyarakat sekitaran. Namun, mereka tidak berani berbuat banyak, karena pemilik lahan merupakan warga sekitaran juga.

“Kami sebenarnya tidak mau ada praktek perjudian didaerah kami ini, namun kami tidak bisa berbuat banyak, kami hanya berharap agar polisi menggerebek dan menangkap bandar judinya,”kata warga sekitaran yang enggan menyebutkan identitasnya.

Pihak manajemen menyediakan beberapa unit mesin tembak ikan dan didepannya ada warung kopi. Jadi, setiap pemain yang datang sangat nyaman bermain dilokasi.

Bisnis perjudian jenis tembak ikan-ikan ini semakin diminati masyarakat karena omset pendapatan sangat menggiurkan bandar dan pemain, sehingga tak lagi peduli apakah melanggar hukum atau tidak.

Jenis judi ini bukan hanya diminati kalangan kaum bapak saja, namun kaum ibu-ibu dan anak-anak pun juga sangat meminatinya.

Selain itu, aktivitas game ketangkasan ini diduga tidak diketahui oleh petugas kepolisian, sehingga bandarnya lelulasa mengembangkan usahanya.

Aktivitas game ketangkasan ini sudah “menjamur seperti bak pasar tradisional maupun pasar modern”, pasalnya jenis perjudian tersebut sudah terang-terangan beraktivitas ditengah pemukiman masyarakat dan tidak sulit untuk temui, seolah-olah siasatnya seperti sudah dilegalkan saja dan para pemain tidak lagi takut ditangkap petugas dan sepertinya sudah “kebal hukum”***(Red)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *