Proyek Semenisasi Di Dumai Diduga Dikerjakan Asal Jadi

0
387
Jpeg
Jpeg
Gang famili di RT 04,Kelurahan Bukit Batrem tidak pakai tulang besi

DUMAI,WARTAPENARIAU.com– Pelaksanaan anggaran program Pemerintah Propinsi Riau  untuk proyek semenisasi di setiap daerah seharusnya dikerjakan sesuai dengan bestek, namun kenyataannya proyek semenisasi gang famili di kawasan RT 04,Kelurahan Bukit Batrem, Kota Dumai, dikerjakan  asal jadi alias diduga tidak sesuai dengan bestek.

Hal tersebut diungkapkan sejumlah warga RT 04  kepada media ini, Jumat (7/10/2016).

“Jalan ini sudah retak-retak, karena jalan ini tidak pakai tulang besi, dan pekerjanya hanya memakai plastik hitam dibawa, kemudian dicor dengan semen,”ungkap salah seorang warga yang namanya dirahasiakan.

Terkait hal tersebut,Ketua RT 04, Suardi, saat dikonfirmasi membenarkan proyek semenisasi gang famili tersebut tidak memakai tulang besi.

“Jalan famili ini lembarnya 3 meter x 170 meter, tetapi kontraktornya tidak memakai besi dibawa. Padahal kondisi tanah di kawasan RT 04 ini sangat gambut,”ungkap Suardi.

Ketika ditanya,perusahaan apa namanya yang mengerjakan proyek semenisasi tersebut.? Dijawab Suardi,”Saya tidak tahu siapa kontraktornya dan perusahaan apa nama yang mengerjakan jalan itu, tetapi kabarnya ada masyarakat sudah melaporkan kasus itu ke Polsek Dumai Timur,”jawabnya.

Menurut Suardi, proyek semenisasi tersebut menggunakan anggaran Pemerintah Propinsi Riau dengan nilai Rp. 1, 3 Miliar, tetapi anggaran Rp.1,3 miliar tersebut untuk proyek semenisasi di kawasan simpang Murini, Bagan besar, Kelurahan Bumi Ayu, dan Kelurahan Bukit Batrem.

“Salah satunya gang famili ini proyek kontraktornya. Tetapi boleh bapak konfirmasi kepada ketua LPMK di Bukit Batrem, karena kemarin kabarnya, kasus ini sudah dilapor warga ke Polsek Dumai Timur,”ujar Suardi kepada wartapenariau.com, Jumat (7/10/2016)***(Red).

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here