by

Jadi Perbincangan Terkait Kabar Oknum Ketua DPRD Kota Dumai

DUMAI,WARTAPENARIAU.com-Gencarnya pemberitaan di medsos terkait oknum Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai, berinisial A.P “buang badan soal pengembalian pinjaman uang”, menjadi perbincangan hangat masyarakat di Kota Dumai.

Salah satunya Ketua IKMBD Kota Dumai, Ir.Parluhutan Harianja,mempertanyakan terkait kabar tersebut. “Apakah berita terkait oknum ketua DPRD kota Dumai ini bisa dilapor ke Polisi, karena saya dengar kabarnya, bahwa berita ini bakal dilapor ke Polisi. Apa yang menjadi masalah di dalam isi berita ini, karena ada yang dihapus beritanya ini, apa memang bisa seperti itu?,”tanya Ir. Parluhutan Harianja dan sejumlah pengurus IKMBD kepada Pemimpin Redaksi Wartapenariau.com di salah satu kedai kopi di Kota Dumai, Sabtu (6/11/2021).

Begitu juga, Toga Tampubolon mengungkapkan, bahwa oknum ketua DPRD kota Dumai bakal melaporkan berita tersebut ke Polisi. “Saya sudah konfirmasi kepada oknum ketua DPRD Dumai. Beliau bakal melaporkan berita itu ke Polisi, karena beliau saat ini masih berada di Pekanbaru. Jadi kita tunggu beliau pulang dari Pekanbaru,”ungkap Toga Tampubolon kepada Wartapenariau.com.

Selain itu, sejumlah masyarakat di Kota Dumai dan pengurus LSM mempertanyakan terkait berita “oknum ketua DPRD Kota Dumai buang badan soal pengembalian pinjaman uang tersebut” kepada Pemimpin Redaksi Wartapenariau.com, Sabtu (6/11/2021). 

Guna keseimbangan dan kelengkapan berita, oknum ketua DPRD Kota Dumai, A.P, ketika dikonfirmasi via WhatsApp dengan nomor: 081275906…, terkait hal tersebut, Sabtu (6/11/2021), namun hingga kabar ini ditayangkan belum ada tanggapannya.

Seperti dikabarkan di medsos, Senin, 01 Nopember 2021, bahwa oknum ketua DPRD kota Dumai inisial A.P kembali menjadi sorotan. Pasalnya, salah seorang warga Dumai berinisial S membeberkan, bahwa uang yang ada pada oknum ketua DPRD itu merupakan uang untuk pekerjaan proyek.

“Awalnya dia meminjam uang ke saya sebesar Rp.200 juta untuk mengerjakan salah satu proyek,”ungkapnya.

Namun mengenai pekerjaan proyek tersebut tidak ada kejelasan, kemudian  korban S mencoba untuk meminta kembali uangnya, tetapi, justru oknum ketua DPRD “buang badan”.

“Kami sudah mencoba menelepon mas A.P, baik dari pesan WhatsApp, SMS, bahkan kami telepon, tapi tidak juga digubris oleh mas A.P,”keluhnya.

Bahkan, korban S mencoba mendatangi rumah oknum ketua DPRD Kota Dumai, namun kembali ia tidak bisa ketemu dengan oknum ketua DPRD Kota Dumai.

“Kami dijanji-janjikan terus, kami sudah berkali-kali kerumahnya, tapi selalu kosong, terus terang kami merasa dipermainkan , bahkan kami juga merasa ditipu dengan tindakan A.P, kami hanya rakyat kecil, kami butuh makan dan kami butuh kejelasan, mana duit kami,”keluh S kepada wartawan Riauperistiwa.com.***(Kriston)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *