Fasilitas Kesehatan RSUD Sidempuan Memprihatinkan

0
1539

SUMUT,WARTAPENARIAU.com-Ditengah merebaknya wabah virus corona (Covid-19) maka salah satu rumah sakit rujukan Pemerintah di Kota Padang adalah RSUD Sidempuan. Namun disayangkan beberapa fasilitas rumah sakit tersebut telah rusak dan tidak berfungsi baik sebagaimana mestinya.

Pada awak media sebelumnya, pasien telah mengeluhkan alat rongent dan genset yang rusak, kini kasus baru terkuak lagi, ternyata lemari pendingin jenazah juga sudah lama tidak berfungsi.

Rusaknya fasilitas lemari pendingin tersebut terungkap kemarin (14/03/2020), ketika petugas kepolisian mengevakuasi jenazah Mr X dari Desa Padang Lancat, Kecamatan Batang Toru, Tapsel.

Sejumlah wartawan bergegas meliput identitas dan ciri-ciri pria yang tidak bernyawa di instalasi jenazah RSUD tersebut, namun sangat ironis ternyata jenazah ini hanya diletakkan di meja batu dengan ditutupi kain.

Petugas medis mengatakan, jenazah tidak dimasukan ke lemari pendingin karena fasilitasnya sudah lama rusak. Petugas medis khawatir, jenazah akan membusuk dan menimbulkan aroma tidak sedap jika terus diletakan diluar lemari pendingin sebelum pihak keluarga datang menjeput.

Direktur RSUD Padangaidimpuan, Tetty Rumondang yang hendak dikonfirmasi wartapenariau.com terkait fasilitas pendingin tersebut tidak tampak di ruangan kerjanya, Sabtu kemarin.

Keterangan didapat dari Wakil Ketua 1 DPRD Padangsidempuan, Rusydi Nasution, mengaku prihatin dengan banyaknya fasilitas rumah sakit yang rusak.

Menurutnya, alat-alat yang rusak tersebut semua berkaitan langsung dengan sistem pelayanan kepada masyarakat. “Saya heran, kok banyak alat yang rusak, padahal biaya pemeliharaan setiap tahun ditanggung,” katanya Rusyidi kepada wartawan.

Layaknya, fasilitas di kamar mayat harus tetap berfungsi, terutama kulkas pendingin jenazah. Tanpa alat tersebut, maka mayat yang dibawa ke ruangan itu akan cepat membusuk dan akhirnya mengganggu kenyamanan pasien di rumah sakit.

Penulis Bonni T.Manullang

Editor: Nelson

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here