Menghimbau Kepada PNS Maupun Non PNS Agar Mengurangi Aktivitas Di Tempat Keramaian

0
297

DUMAI,WARTAPENARIAU.com-Surat edaran Gubernur Riau, H Syamsuar, nomor:80/SE/2020 tentang kewaspadaan dan pencegahan penularan virus corona disease 2019 (COVD-19) dan status “Riau siaga darurat bencana non alam karena Virus Covid-19” per Senin (16/03/2020) sampai (16/04/2020), dan instruksi Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS, M.Si, maka semua aktivitas keramaian dan kerumunan yang berencana dihindari, dibatalkan atau ditiadakan. Bahkan sekolah diliburkan sampai dengan (30/03/2020).

Beraktivitas hanya jika terpaksa dan benar-benar penting. Menunda dan membatasi kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak.Tidak melaksanakan perjalanan dinas ke luar negeri. Menghimbau kepada PNS maupun non PNS agar mengurai aktivitas di tempat keramaian.

wartapenariau.com melakukan investigasi di lapangan setelah terbitnya surat edaran  Gubri dan instruksi Walikota Dumai tersebut.

Ketika dikonfirmasi kepada Sekda Dumai, DR. H.M Herdi Salioso SE, MM via telepon genggamyna nomor: 0852 7232 xxxx terkait surat edaran Gubri dan instruksi Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS, M.Si, namun hingga berita tersebut ditayangkan, nomor telepon Sekda Dumai tidak aktif.

Dua pusat perbelanjaan besar yang ada di kota Dumai disambangi satu persatu. Rabu (18/03/2020),wartapenariau.com menyambangi Citimall dan bertemu Creatif Marketing Fajar. Eksekutif muda enerjik tersebut menjawab pertanyaan jurnalis tentang situasi pusat perbelanjaan tersebut terkait isu Corona yang saat ini berkembang.

“Kunjungan masih normal-normal aja. Kunjungan itu biasanya naik grafiknya mulai pukul 14.00.Wib dan akan ramai sejak pukul 20.00 Wib, terlebih di weekand,”ujar Creatif Manejer, Fajar dengan percaya diri. Ketika ditanyakan kenapa hanya di pintu masuk sebelah timur saja yang dilengkapi hand sanitizer dan Thermo Gun dalam hal proteksi virus Corona, sementara pintu masuk sebelah utara arah parkir motor tidak dilengkapi hand sanitizer dan Thermo Gun. Jawab Fajar: “Bahwa hand sanitizer sudah disediakan di pintu masuk arah utara parkir sepeda motor dan 3 pintu masuk lainnya. Alat tersebut tidak ada di Dumai.

“Rencana Citimall akan adakan lomba lenggang Putri 7, Selasa (17/03/2020) kemarin diundur, sesuai dengan jadwal yang telah disepakati bersama dengan panitia Pemerintah Dumai, menjadi Selasa  (31/03/2020). Waktu dimana masa karantina berakhir 30/03/2020,”terang Fajar.

Untuk membuktikan kebenaran pernyataan Fajar tersebut (normal jumlah kunjungan),wartapenariau.com konfirmasi ke 2 buah tenan makanan yang ada di lantai 2. Menurut pramusaji yang ditemui, pelanggan yang datang dan bertransaksi berkurang dan menurun drastis sejak isu wabah Corona (Covid-19) menjadi perbincangan masyarakat.

Tidak puas sampai disitu, wartapenariau.com bergeser ke tempat permainan anak yang ada di lantai 3. Fun World jadi tujuan, wartapenariau.com bertemu dengan Supervisor, yang pada mulanya mencoba mengelabui kedatangan wartapenariau.com dengan mengutus pekerjanya mengatakan, Supervisor tidak di tempat. Setelah bertemu jujur diakui Supervisor perempuan berdarah Batak tersebut jumlah kunjungan dan transaksi memang berkurang.

“Tapi maaf pak, untuk statistik dan data rinciannya tidak bisa saya sampaikan. Sebelum dari redaksi bapak ada surat resmi permintaan data lengkapnya,” tegas wanita itu.

Kemudian Kompasriau bergeser ke bioskop XXI yang ada di sebelah Fun World. Disini wartapenariau.com bertemu dengan Feri Irawan manejer Cinema. Oleh Feri Irawan diakui memang jumlah penonton berkurang. Ketika wartapenariau.com meminta data di rinciannya, pemuda kelahiran Pariaman tersebut mengarahkan kemilik nomor telepon genggam:  0812 9298 xxxx, divisi coorporate comunication cinema di Jakarta. Akan tetapi ketika wartapenariau.com coba menghubungi, nomor yang dituju tidak aktif. Bahkan Feri Irawan sendiri tidak tahu nama orang Jakarta tersebut.

Semua investigasi dan fakta yang di dapat wartapenariau.com berbanding terbalik dengan pernyataan Fajar manejer marketing terkait isu Corona.

Usai mendapat data dari Citimall, wartapenariau.com bergeser ke Ramayana, salah satu dari 2 plaza yang ada di Dumai.

Disini wartapenariau.com bertemu dengan manajer Aldo didampingi Tri Simamora Humas bidang hukum. Pertanyaan yang sama wartapenariau.com sampaikan terkait isu Corona.

Diakui Tri Simamora bahwa Ramayana akan mengurangi jam operasional, karena hanya orang yang benar-benar butuh, datang berbelanja sembako ke Ramayana. Untuk antisipasi Covid-19, ” Ramayana telah mempersiapkan hand sanitizer di kasir karena uang sangat rawan sebagai media pembawa virus Corona. “Security kita telah kita perintahkan mengawasi pengunjung yang datang. Jika terdapat gelagat-gelagat yang mirip dengan gejala Covid-19 akan dicegah memasuki gedung,” ujar Tri Simamora.

“Iya pak, akibat isu ini jumlah kunjungan kita menurun dan setiap orang yang bertransaksi sembako dan masker kita batasi kuantitasnya,” tambah Aldo pemuda kelahiran Payakumbuh tersebut.

Untuk mengcroscek kebenaran pernyataan Aldo dan Tri Simamora tersebut, wartapenariau.com diajak langsung bertanya ke tenan-tenan yang ada di Ramayana.

Lokasi pertama tempat bermain anak Zon 2000 di lantai 3. Irfan sang manajer Zon 2000 mengakui berkurangnya jumlah anak yang berkunjung dan bertransaksi sejak seminggu belakangan. Bahkan ada sebagian mesin yang di nonaktifkan.

Kemudian Aldo si pemuda ganteng asli Payakumbuh ini membawa wartapenariau.com ke tenan J.CO dan Bread Talk di lantai 1. Bertemu Rian manajer J.CO dan Teguh manajer Bread Talk. Mereka berdua mengakui penurunan kostumer dan transaksi akibat isu Corona.

Bahkan untuk pelanggan yang ingin makan dan minum di tempat dianjurkan membawa sendiri peralatan makannya. Jika tidak membawa maka makanan akan di packing dan di bawa pulang.

Sementara peralatan sanitasi dan sterilisasi pihak tenan menyediakan masker, hand glow (sarung tangan), dan hand sanitizer. Pintu keluar masuk setiap 15 menit akan disterilkan.

Bergeser ke salah satu gerai makanan asal Amerika, disini wartapenariau.com juga mendapat jawaban yang sama. “Banyak sekali penurunan jumlah kunjungannya pak,”ucap pekerja.

Akibat isu Corona ini juga berdampak kepada besukan dan kunjungan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan kelas II B Dumai. Hal ini berdasarkan postingan FB atas nama Rutan Dumai die medsos.

Saat dikonfirmasi kepada Kepala Rutan Dumai, Yusuf Gunawan A.Md, IP, SH, MH, postingan tersebut benar adanya. Kepala Rutan Dumai mengarahkan untuk konfirmasi kepada Eka Ginting Kasubsi pelayanan tahanan untuk nomor legalitasnya.

Langkah meniadakan besukan dan kunjungan ini sesuai surat edaran sekjen kemenkumham nomor: Sek-02.OT.02.02 tahun 2020 tentang pencegahan dan penanganan Covid-19 yang ditandatangani Bambang Rantam Sariwanto tanggal 13 Maret 2020.

Dan instruksi Dirjen Pemasyarakatan nomor: PAS.08.OT.02.02 tahun 2020 tentang pencegahan, penanganan, pengendalian dan pemulihan Corona Virus Disease ( Covid-19 ) tertanggal 17 Maret 2020 di tandatangani Plt.dirjen pemasyarakatan Nugroho.

Penulis : Effendy Sitompul

Editor   : Nelson

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here