Laka Kerja TA Kilang Pertamina Diduga Ditutup-Tutupi ?

0
228

DUMAI,WARTAPENARIAU.com-Informasi soal adanya kecelakaan kerja TA di Kilang PT Pertamina RU II Dumai menjadi sorotan publik akibat adanya indikasi kalau kasus kecelakaan kerja (laka kerja) tersebut diduga “ditutup-tutupi” dan tidak dilaporkan ke instansi terkait.

Soal adanya laka kerja dimaksud dibenarkan pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Riau yang berwenang melakukan penanganan dan pengawasan laka kerja.

“Sama saya belum ada laporan pak, tapi bisa saja langsung dilaporkan ke kantor dinas,” ujar Koordinator Satuan Pelaksana Tugas Disnaker Kota Dumai, Agustiawirman, saat dihubungi wartapenariau.com lewat nomor WhatsAppnya.

Agustiawirman mengakui, bahwa dia sudah memperoleh informasi pasti soal adanya laka kerja dimaksud, namun menurutnya baru satu informasi kejadian laka kerja yang didengarnya.

“Ada a1 informasi laka kerja, korbannya meninggal dunia di rumah sakit Pekanbaru. Ini lagi didalami,”imbuh Agustiawirman kepada wartapenariau.com, sore tadi, Selasa (10/11-2020), sembari menyebut akan meminta pihak Pertamina RU II Dumai membuat laporan tertulis.

Bahwa sejak pekerjaan Turn Around (TA) di Kilang Pertamina RU II Dumai menyerap ribuan tenaga kerja, dikabarkan sudah ada 3 kali laka kerja hingga menelan korban meninggal dunia.

Dan kebenaran informasi adanya laka kerja hingga 3 kali di kilang sejak dibukanya TA mayor skala besar di kilang Pertamina Dumai, korban meninggal pun juga disebut-sebut sudah berjumlah 3 orang.

Namun dari jumlah 3 orang disebut  meninggal dunia dengan kejadian laka kerja waktu berbeda, media ini pun belum ada memperoleh klarifikasi resmi dari pihak Pertamina.

Media ini sudah mencoba konfirmasi dengan Unit Manger Communication dan Relation & CSR PT Pertamina RU II, Brasto Galih Nugroho, soal kebenaran laka kerja, namun Brasto terkesan tidak bersedia memberikan penjelasan atau klarifikasi.

Akan tetapi setelah Brasto Galih Nugroho, kembali dikonfirmasi, Brasto hanya menjawab singkat saja dengan menyebut “Terimakasih, kami cek informasi tersebut”, kata Brasto.

Setelah Brasto diulang dikonfirmasi wartapenariau.com soal jawabannya menyebut akan mencek kebenaran informasi laka kerja tersebut, Brasto tidak kunjung memberikan jawaban lagi.

Terkait adanya laka kerja tersebut juga dikonfirmasi ke pihak BPJS Ketenagakejaan Cabang Dumai apakah BPJS Ketenagakerjaan ada menerima laporan terkait laka kerja dimaksud.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Dumai, Ikmalsyah, saat dihubungi media ini secara terpisah menyebut biasanya pihak mereka (maksudnya vendor pemberi kerja atau Pertamina-red) akan langsung menghubungi petugas bidang pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, karena rumah sakit mitra BPJS Ketenagakerjaan sebagai pusat pelayanan kecelakaan kerja.

“Silahkan untuk konfirmasi lebih lanjut petugas kami,”ujar Ikmalsyah mengarahkan media ini.

Namun petugas yang bersangkutan atau yang membidangi kecelakaan kerja di BPJS Ketenagakerjan Cabang Dumai dikonfirmasi, belum ada memberikan jawaban.

Penulis : A.Tambunan

Editor   : T.Sitompul

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here