by

“Tuhan Pasti Hadir Untuk Memberkati Seisi Rumahmu”

Mimbar Agama Kristen, edisi 10 Mei 2020

“Jika Tabut perjanjian Allah ada di rumahmu maka Tuhan pasti hadir unruk memberkati seisi rumahmu” (1 Tawarikh 13:1-14)

Saudara-saudaraku sekalian dimana pun berada, saya kembali menyapa saudara, kiranya damai sejahtera yang dari Allah Bapa yang melampaui segala akal dan pikiran itulah yang akan memelihara saudara di tengah kesulitan.

Saudara, sejarah umat Israel mencatat, bahwa kemenangan dan keberhasilan Israel dalam menduduki negeri musuh mereka dan kekuatan mereka menjadi suatu bangsa yang ditakuti oleh bangsa-bangsa yang lain mulai sejak keturunan Yakub ini tinggal di Mesir dan pada zaman raja-raja Israel tampil, Tuhan selalu menyertai dan memberkati Israel.

Dalam kesempatan ini saya akan sampaikan bagaimana kunci keberhasilan Israel mengalahkan musuh-musuh mereka dan merebut tanah perjanjian, sebagai umat pilihan Allah yang dipercaya Allah untuk melaksanakan semua rencana Allah di muka bumi dan menjadi bangsa yang diberkati untuk menjadi berkat bagi semua kaum di muka bumi adalah tugas utama yang ditentukan Allah khusus kepada Israel, perjalanan gereja Tuhan juga harus selaras dengan sejarah israel yang dipanggil untuk memberkati semua kaum di muka bumi.

Nah, saudara-saudaraku sekalian, dalam peristiwa 1 Tawarikh 13 adalah pengalaman Raja Daud dan umat Israel, dimasa transisi dari raja Saul ke raja Daud, di mana selama raja Saul menjadi raja, umat Israel tidak mengindahkan Tabut Allah iti, umat Israel tidak menghormati dan tidak merawat dan tidak menjaga tabut itu dengan baik, akibat dari tindakan Israel yang tidak menghormati Tabut itu, maka bangsa Filistin merampas Tabut itu dan membawa ke tanah Filistin yang akhirnya membuat kutuk dan ancaman bahaya menimpa Filistin karena Tabut itu, setelah Daud menjadi raja atas Israel, barulah mereka mengindahkannya.

Dimulai dari usaha Daud yang memanggil semua kepala pasukan dan pemuka untuk berunding bagaimana mereka memindahlan Tabut Tuhan itu kembali ke tempat Daud, kota Daud, saudaraku, akhirnya mereka sepakat mengambil Tabut itu dari rumah Abinadab di Keryat Yearim, dan Uza serta Ahyo yang bertugas mengangkut Tabut itu di kereta,dan sesusah itu terjadilah di dalam perjalanan dimana kereta itu tergelincir dan Uza mengulurkan tangannya, maka Tuhan murka dan pada saat itu juga, Uza mati disambar Api murka Tuhan.

Dan akibatnya Daud menjadi takut dan ia marah, dan akibat yang ditimbulkan ketidaksiapan Daud dalam proes pemindahan Tabut tersebut membuat Daud mengubah keputusan dan ia menyimpang dan membawa Tabut Tuhan itu kerumah Obed Edom dari suku Gat, yang pekerjaannya sehari-hari adalah menjaga pintu gerbang, yang seharusnya dari suku lewilah yang akan merawat dan memelihara Tabut itu, kita harus tahu bahwa Suku lewilah yang dipercaya Tuhan untuk melayani, tetapi dalam situasi apapun Allah bisa memakai siapapun dari kaum mana pun dan dari latar belakang mana pun, jika ketidaksiapan raja Daud dan imam-imam Lewi, maka ada seseorang yang siap menerima kedatangan Tabut Tuhan itu masuk kerumahnya, yaitu Obed Edom orang Gat itu.

1 Tawarikh 13:14, Tiga bulan lamanya Tabut Allah itu tinggal pada keluarga Obed-Edom di rumahnya dan Tuhan memberkati keluarga Obed-Edom dan segala yang dipunyainya. Nah, saudaraku sekalian, Tuhan mencari dari tengah-tengah bangsa ini yang seperti Obed-Edom, yang siap menerima Tabut Tuhan itu, yang siap menjadikan rumahnya menjadi tempat Hadirnya Allah yang Dasyat, yang menyerahkan musuh-musuh mereka ke tangan mereka untuk ditumpaskan.

Di tengah pandemi covid-19, saya mengajak kita seluruh umat Tuhan di Indonesia, untuk saatnya memindahkan Tabut Tuhan itu dan membawanya ketengah-tengah negeri kita yang tengah bergumul memerangi Corona Virus yang mewabah negara kita sejak February 2020.

Saatnya kita sebagai umat Tuhan yang hidup di negeri ni, tugas  kitalah membawa Tabut itu dan menempatkannya di tempat yang tepat, yaitu dirumah kita, di keluarga kita, sebab dimana ada dua atau tiga orang yang berkumpul dalam Tuhan, disitu Tuhan Yesus hadir, hadir-Nya untuk memberkati keluarga anda dan seisi rumah anda dan memberkati negara kita Indonesia. Tabut Tuhan adalah hal yang paling utama dari setiap perjalanan kita dan bangsa ini, Tuhan Yesus memberkati semua saudara sekalian.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *