Pemko Dumai Gelar Seminar Pembinaan Kader Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kota Dumai

0
706

DUMAI,WARTAPENARIAU.com-Seminar pembinaan kader pemberdayaan masyarakat tahun anggaran 2020 bagian administrasi pemberdayaan masyarakat sekretariat daerah Kota Dumai, digelar di lantai 2 hallroom The Zuri Hotel Kota Dumai, Kamis (6/2/2020).

Acara diikuti 130 orang peserta yang terdiri dari unsur LPMK, Posyandu, PKK dan Karang Taruna sekota Dumai. Hadir 2 orang pemateri seminar, yaitu dari dinas kesehatan, Suryani  Kasi kesehatan lingkungan dan seorang wirausahawan, Taufiq Hidayat A.Md.

Acara dimulai pukul 8.30 Wib tersebut dipandu Frendy. Drg. Hermiyati. Kabag Administrasi Pemberdayaan Masyarakat dari sekretariat Kota Dumai hadir untuk memberikan kata sambutan.

Kasi kesehatan lingkungan Dinas Kesehatan Kota Dumai, Suryani juga hadir sebagai pemateri pertama dengan mengambil tema “Peran Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, lingkungan dan pengolahan limbah”.

Menurut Suryani, Pemerintah Kota Dumai melakukan kegiatan pembinaan kader pemberdayaan ekonomi masyarakat kota Dumai, untuk kesejahteraan masyarakat Desa dihadiri dari unsur PKK, UP2K dan lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan.

Suryani menekankan bagaimana cara mengelola limbah dimulai dari rumah tangga masing-masing.

Dalam pemaparannya Suryani menjabarkan hal-hal yang termasuk dalam program kesehatan lingkungan, diantaranya: 1. Rumah sehat 2. Air bersih dan air minum 3. Sampah domestik 5. Limbah medis/ sampah medis 6. Upaya kesehatan kerja 7. Kesehatan olahraga 8. Laik hygiene tempat-tempat umum (TTU) dan tempat pengolahan makan (TPM) dan 9. sanitasi total berbasis masyarakat.

Sementara yang termasuk komponen dan penataan ruang rumah kata Suryani melanjutkan meliputi: 1. Lantai kedap air 2. Dinding : ruang tidur dan kamar mandi 3. Langit-langit rumah 4. Bumbung rumah lebih dari 10 meter harus memakai penangkal petir 5. Penataan ruang di dalam rumah 6. Ruang dapur dilengkapi sarana pembuangan asap 7. Pencahayaan dan 8. Kualitas udara.

Diujung pemaparannya Suryani memberi kesempatan kepada peserta bertanya. Rahemi dari Kelurahan Ratu Sima bertanya dan mengusulkan supaya Pemko Dumai kalau memberi bantuan jamban umum jangan tanggung-tanggung. Lebih baik bantuan tersebut lengkap, sebab pernah pihak Pemko membantu 2 sak semen dan 1 closet jongkok. Menanggapi pertanyaan tersebut  peserta lain dari Kelurahan Purnama Agustoni memberi solusi supaya Kelurahan Ratu Sima berkoordinasi dengan Koramil via Babinsa, sebab ada bantuan dari Koramil setiap tahunnya. Di kelurahan Purnama sendiri telah menerima bantuan jamban sebanyak 15 unit dalam 3 tahun terakhir. Pernyataan peserta tersebut di benarkan oleh Suryani.

Ada juga peserta Asman Koto dari LPMK Bukit Batrem  yang memberi masukan kepada sesama peserta supaya septic tank jangan dimasukin deterjen. Riwung Saidi ketua LPMK dari Kelurahan Tanjung Penyembal bertanya tentang limbah perusahaan, dan Maznah dari Lubuk Gaung bertanya tentang dampak polusi lingkungan. Pukul 10.00 Wib seminar dibreak sementara.

Sementara pemateri kedua Taufiq Hidayat A.Md masuk pada sesi kedua pukul 10.30 Wib membawa tema “Peran KPM Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM ) dalam peningkatan ekonomi masyarakat”.

Dalam pemaparannya Taufik Hidayat menekankan pengalamannya bahwa setiap peluang yang ada ia langsung ambil dan kembangkan.

Taufik Hidayat mengajak masyarakat untuk hidup berdikari. Menurutnya, ada banyak manfaat dari hidup berdikari, yaitu: 1. Hidup mandiri tanpa tergantung orang lain 2. Berpikir kreatif  3. Kebebasan secara finansial 4. Menciptakan peluang dan lapangan kerja 5. Bila masyarakat sejahtera maka negara makmur.

Dia memotifasi peserta untuk membuat kegiatan ekonomi ditengah masyarakat, diantaranya : 1. Buka usaha home industri 2. Bentuk kelompok usaha bersama ( KUB ) 3. Membuat koperasi 4. Membuat kelompok tani agribisnis dan 5. Membentuk usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K ).

Taufik Hidayat A.Md menceritakan kata-kata motivasi yang pernah didapatnya dari motivator terkenal memecut dia bisa meraih sukses seperti sekarang. ” Mulai dari bawah, berfikir besar dan bergerak dengan cepat”.

Dalam pemaparannya ia memberi tips-tips sukses menjadi wirausahawan, diantaranya: 1. Miliki impian 2. Temukan motivasi 3. Jauhi pergaulan negatif 4. Mulai dari yang kecil, penuh inovasi dan optimis 5. Belajar langsung dari yang ahli 6. Menikmati proses dan mencintai kegagalan dan 7. Gabung dengan komunitas usaha yang dikembangkan.

Sementara kesalahan fatal pengusaha pemula ia jabarkan dalam 5 hal, diantaranya: 1. Asal acktion 2. Ingin cepat 3. Suka hutang 4. Banyak gaya dan 5. Buta finansial. ” Menjadi wirausahawan itu membuktikan kita itu mandiri.

Kepada peserta seminar Taufiq Hidayat juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya. Ada Melky dari karang taruna Kelurahan STDI yang bertanya voucher yang sempat dijanjikan Taufiq Hidayat A.Md diawal pemaparannya. Tentu saja pertanyaan tersebut mengundang gelak tawa seisi ruang seminar. Jawab Taufik Hidayat kepada para peserta: “Nanti usai acara saya akan bagikan voucer kepada semua peserta.***(Effendy Sitompul).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here