Seorang Wartawan Tewas Diduga Ditembak OTK

0
226

SUMUT,WARTAPENARIAU.com-Kepolisian Daerah Sumatra Utara memastikan jajarannya mengusut tuntas peristiwa tewasnya seorang wartawan, Mara Salem Harahap yang diduga ditembak orang tak dikenal ( OTK) di Kabupaten Simalungun, Jumat 18 Juni 2021.

Pengusutan kasus tersebut ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum, bekerjasama dengan Polres Simalungun. “Proses pengusutan kasus ini sudah dilakukan olah TKP dan tahap penyelidikan,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi,Sabtu,(19/6/2021).

Menanggapi peristiwa tewasnya seorang  wartawan tersebut, Ketua PWI Sumut, Hermansyah mengecam keras pelaku yang menghabisi nyawa Mara Salem Harahap alias Marsal Harahap sebagai pemimpin redaksi media online yang tewas di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (18/6/2021).

“Ini menjadikan tugas berat aparat untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan, profesi seorang wartawan dalam UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers seharusnya tidak saja dijamin tapi mendapat perlindungan hukum saat menjalankan tugas profesi sebagai wartawan di lapangan,”ujar Hermansyah, Sabtu (19/6/2021).

Diungkapkan Hermansjah, aksi kekerasan terhadap wartawan di Sumatera Utara sudah sangat sering terjadi dihampir semua daerah diduga dilakukan oleh mafia bandar judi atau kemungkinan juga bandar narkoba atau pihak tertentu yang tak senang masalahnya diungkap oleh pers.

PWI Sumatera Utara turut berdukacita semoga arwah Mara Salem Harahap diterima disisi Tuhan yang Maha Esa, dan keluarga Marsal Harahap tabah dan bersabar atas musibah ini.

Mara Salem Harahap diketahui selama ini adalah seorang wartawan sekaligus pemilik media online di Pematang Siantar, Sumatera Utara, ditemukan meninggal dunia, Jumat (18/6/2021) dini hari.

Seorang wartawan dari media online di Kota Pematang siantar diduga meninggal dunia usai ditembak oleh OTK.

Menurut keterangan Humas RS Vita Insani Pematang Siantar, Sutrisno Dalimunthe,  bahwa wartawan bernama Marasalem Harahap dibawa ke RS Vita Insani sekitar pukul 01.00 Wib.

“Mara Salem datang sudah dalam keadaan meninggal dunia dan dibawa ke RS Vita Insani menjelang pukul 01.00 Wib tadi,” kata Sutrisno.

Informasi yang berhasil dihimpun Wartapenariau.com, bahwa pada hari Jumat (18/62021)  sekitar pukul 23.30 Wib, Mara Salem Harahap, (42), ditemukan warga di dalam mobil dalam keadaan tidak sadarkan diri, sekitar 300 meter dari rumahnya. Warga Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. Selanjutnya Mara Salem dibawa ke rumah sakit Vita Insani di Kota Pematangsiantar.

Namun setibanya di rumah sakit korban dinyatakan pihak medis sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Menurut keterangan saksi, saat ditemukan terdapat luka tembak pada pangkal paha bagian kiri korban, namun luka tembak itu baru bisa dipastikan setelah dilakukan autopsi.
 
Proses autopsi akan dapat memastikan luka yang ada di tubuh korban dan penyebab kematiannya. Jasad pria yang berprofesi sebagai jurnalis sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani autopsi.***(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here