RSUD Dumai Terus Berbenah Tingkatkan Layanan Medis

0
170

DUMAI,WARTAPENARIAU.com-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai merupakan salah satu rumah saksit andalan Kota Dumai di bidang pelayanan medis.

Tidak hanya warga Dumai yang mendapat layanan kesehatan di RSUD Dumai, namun warga masyrakat luar Kota Dumai masih terbilang banyak memilih RSUD Dumai sebagai tempat pelayanan medis.

Hal ini terbukti dengan terus adanya pengembangan gedung dan ruang layanan inap untuk dapat menampung dan melayani pasien baik warga Dumai maupun luar Dumai.

Untuk mencapai peningkatan sarana dan pelayanan medis yang lebih bagus dan prima, maka hampir tujuh bulan terakhir pimpinan RSUD Dumai melakukan inovasi kondisi RSUD Dumai, baik evaluasi layanan maupun perobatan setelah diterpa berbagai persoalan baik internal maupun eksternal, namun direktur RSUD Ridhonaldi tidak berhenti berbenah dan evaluasi.

Demikian evaluasi tentang pencapaian kinerja seluruh lapisan dan jajaran manajemen RSUD dalam upaya mengakhiri tren negatif sejak akhir tahun lalu, apalagi sistem layanan BPJS maupun non BPJS.

Dan hanya dalam tempo kurang dari tujuh  bulan, dr Ridho hampir mampu mengkoreksi angka pengeluaran dan melunasi hutang pembelian obat obatan di akhir tahun 2019 menyentuh level terbaik RSUD Dumai berdasarkan laporan keuangan terakhir  2019, “ujar sumber di lingkungan RSUD Dumai.

Menurutnya, langkah gebrakan dr Ridho dimulai dengan membayar tunggakan grosir obat untuk menutupi kebutuhan obat di RSUD Dumai, guna kelancaran layanan obat.

Tidak berhenti disitu, dr Ridho bersama jajarannya juga melakukan perbaikan yang cukup cepat dengan meminimalkan proyek pembangunan dan perbaikan di lingkaran RSUD, Artinya dana tersebut bisa membayar tagihan obat yang tertunggak.

Menggiring arah restrukturisasi utang sehingga mampu mengembalikan modal perobatan di RSUD menjadi terjamin ke posisi yang lebih baik.

“Kita menjamin stok obat di RSUD Dumai saat ini masih aman, itu yang utama namun diperkirakan tidak akan berhenti di sini saja, karna kita coba melunasi pembayaran pengambilan obat. Ini artinya kita menjaga stok obat tetap aman,”ujar dr Ridhonaldi kepada awak media.

Sementara itu, disinggung soal masalah mogok para dokter di RSUD kemarin, Ridhonaldi yang akrab disapa pak Rido itu sedikit tersenyum seraya menyebut hal itu masalah miskomunikasi saja.

“Ach, itu cuma karena miskomunikasi saja mereka minta diskusi lansung kesaya, dan itu kedepanya kita usahakan,”ujar Ridho seraya berharap  hal itu menjadi bahan evaluasi kedepan dalam perbaikan sistem kepegawaian.

Demikian budaya kerja yang lebih profesional, proporsional guna memberikan layanan yang semakin baik dan prima,”tandas Ridho.***(Tambunan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here