Pesan Sinta Nuriyah

0
382

JAKARTA,WARTAPENARIAU.com-Keluaraga Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid, Rabu (26/9/2018), menentukan pilihan politiknya di Pilpres 2019.

Sinta Nuriyah, isteri almarhum Abdurrahman Wahid, mengatakan, dalam pilpres ini dirinya hanya berperan sebagai ibu bangsa.

Sinta Nuriyah menyampaikan pesannya agar Pilpres 2019 menjadi ajang untuk mempererat persaudaraan, bukan tempat untuk saling hujat saling fitnah dan melontarkan kebencian.

“Pesta rakyat itu harus kita lakukan secara santun damai secara adil jujur dan dilakukan secara kesatria. Itu yang saya harapkan karena ini demi keutuhan bangsa dan negara RI. Itu pesan politik saya,”ucap Sinta Nuriyah usai bertemu calon wakil presiden Ma’ruf AminĀ  di kediamannya, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018).

Begitu juga Yenny Wahid menegaskan tugas ibundanya sebagai penjewer bagi siapa saja yang bermain terlalu keras dalam pilpres ini.

“Ibunda saya itu tugasnya jewer kita-kita kalau sudah berlebihan, termasuk saya juga harus siap dijewer, ketika nantinya permainannya terlalu keras ibu yang akan ingatkan kita semua termasuk saya yang siap dijewer,”ujar Yenny Wahid.

Yenny Wahib berharap Indonesia harus dipimpin dengan sosok yang tidak berjarak dengan rakyat, serta menghadirkan keadilan sosial bagi mereka yang tidak tersasar.

“Pemimpin itu mendengar nurani rakyat. Yang tidak berjarak dengan rakyat dan sederhana. Bangsa ini dipenuhi kebutuhan hak dan dasarnya untuk hidup,”kata Yenny.

Hadir dalam acara tersebut berbagai elemen dari kader Gus Dur, diantaranya Forum kiai kampung Nusantara, Garis poltik almawadi alumni mahasiswa Timur Tengah, Gerakan Kebangkitan Nusantara, Satuan Mahasiwa Nusantara (Samara), Milineal Political Movement, Komunitas Santri Pojokan, Jaringan Perempuan untuk NKRI, dan Forum Profesional Peduli Bangsa.***(Pantas)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here