Penyelundupan Bawang Dari Malaysia Ke Dumai Diduga Masih Berlangsung

0
177

DUMAI,WARTAPENARIAU.com-Penyelundupan bawang merah dari Negara seberang tujuan pelabuhan rakyat yang kerap disebut pelabuhan tikus di pinggiran Kota Dumai diduga masih berlangsung.

Faktanya aktivitas bongkar muat bawang merah yang tidak prosedur alias ilegal itu terjadi Minggu (26/4/2020) malam sekira pukul 21.00 Wib.

Memang, pada awal bulan sebelumnya (April) sempat bocor informasi ke publik hingga awak media kalau sejumlah truck coldiesel mengangkut bawang merah selundupan dibongkar di Pulau Rupat Bengkalis akan masuk ke Kota Dumai lewat kapal Ro-Ro di Pelabuhan Bandar Sri Junjungan.

Namun diduga sudah banyak pihak-pihak termasuk sejumlah awak media mengintai dan menunggu mobil truck yang diinformasikan mengakut bawang merah selundupan tersebut juga diduga bocor kepemiliknya sehingga pada saat itu truck dimaksud tidak kunjung nongol di pelabuhan Ro-Ro.

Sementara itu, terkait penyelundupan bawang merah pada malam ahad itu diketahui masuk melalui perairan Basilam Baru, tepatnya di Jalan M Saleh, RT 02, Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai yakni jauh di pinggiran Kota Dumai.

Aktivitas bongkar bawang selundupan dari kapal ke truck colddiesel di pelabuhan rakyat itu dicurigai seiumlah warga setempat dan karena penasaran adanya aktivitas bongkar barang seludupan maka warga tersebut menggerebeknya, ujar sumber wartapenariau.com

Menurut sumber, bawang tersebut dimuat ke truck coltdisel yang sudah disiapkan untuk mengangkut bawang merah. Selang beberapa jam, satu kendaraan Colddiesel bernomor polisi BA 9742 RC disebut sempat selesai dimuat dan lolos berhasil membawa bawang keluar melewati Jalan M.Saleh Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan menuju Kota Dumai.

Sementara satu unit truck lagi tidak sempat keluar membawa bawang selundupan diamaksud karena sudah dihadang dan ditangkap warga dan berlanjut diserahkan ke pihak terkait yakni kantor Bea dan Cukai Dumai.

Ironisnya, Coltdiesel yang lolos membawa bawang dimaksud disebut diketahui dan diback up oleh oknum aparat selama dijalan menuju lokasi gudang penumpukan bawang dimaksud, namun hingga berita ini dirilis,wartapenariau.com belum memperoleh informasi resmi soal oknum dimaksud dari institusi mana.

Dihubungi terpisah, kepala seksi (kasi) layanan informasi KPPBC Dumai, Gatot kepada wartapenariau.com membenarkan pihaknya menerima satu unit truck pengakut bawang selundupan dari warga.

“Benar pak, tadi pagi satu truck, saat ini sedang proses penyelidikan dan pengumpulan bukti-bukti lapangan,” ujar Gatot dengan mengakui warga yang menangkap dan dilimpahkan ke pihaknya (BC) Dumai.

Kejadian penangkapan barang selundupan merupakan kejadian langka di Kota Dumai. Biasanya pihak aparat terkait yang hadir dan muncul ketika melakukan penangkapan pelaku ilegal alias penyeludupan, namun kali ini warga yang berperan melalukan penangkapan lalu diserahkan ke instansi berwenang.

Hal ini dimungkinkan karena para aparat berwenang di Kota Dumai terpokus dengan penanganan covid 19.

Penulis : A.Tambunan

Editor   : Nelson

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here