Pekerjaan Instalasi Fiber Optik Menuai Kritik Dan Protes Dari Warga Sekitar

0
330

MEDAN,WARTAPENARIAU.com-Galian di sepanjang jalan protokol Sunggal hingga jalan Ring Road Medan saat ini sedang pemasangan instalasi fiber optik (FO) sepanjang kurang lebih 17 kilometer disisi bahu jalan Sunggal No 137 Kelurahan Tanjung Rejo, Kota Medan, menuai kritik dan protes dari warga sekitar karena merasa terganggu.

Hasil pengamatan tim wartawan wartapenariau.com jelas tampak pengerjaan sedang berlangsung penggalian pinggiran jalan kedalaman kurang lebih satu meter untuk ditanam kabel fiber.

Salah seorang warga mengatakan akibat galian ini barang dagangan warga ikut terganggu akibat pengerjaan tanam kabel fiber optic (FO) ini. “Sudah tiga hari pinggiran jalan ini berlobang menganga, pembeli jadi terhalang membeli,”keluh salah seorang warga, Fahmi warga Jalan Ring Road ini.

Disampaikan bahwa gundukan tanah hasil galian terlihat setelah menanam pipa FO, namun pihak kontraktor PT Fastel tidak mengembalikan tanah halaman warga seperti sediakala, dan terlihat dilokasi tanah yang selesai ditimbun saat musim hujan longsor dan lobang menganga kembali.

Narasumber seorang warga sekitar yang tidak bersedia disebut namanya mengatakan bahwa pengerjaan ini sidah dimulai sejak hari Senin (4/05/2020).

“Pengerjaan ini sudah mulai terlihat dari hari Senin dan setelah selesai tanah tak dipadatkan lagi sehingha tanah longsor dan turun kebawah” katanya yang punya usaha bengkel ini.

Katanya lagi “Untuk parkir sepeda motorpun sulit sekarang sudah berlobang begini” terangnya.

Terpisah ketika dikonfirmasi wartawan kepada pengawas PT. Fastel bermarga Pane (35) membenarkan bahwa pengerjaan tanam kabel ini ada sepanjang 17 kilo meter dan sedang berlangsung, untuk warga sekitar yang kena dampak dan sempat complain sudah berdamai dan sudah ada izin dari warga.

“Pengerjaan tanam kabel ini benar ada sepanjang 17 kilo meter dan sedang berlangsung, untuk warga sekitar yang kena dampak dan sempat complain sudah berdamai dan sudah ada izin dari warga,”jelasnya.

Dilanjutkan Pane untuk pengurusan perizinan dari dinas PUPR juga sudah selesai, semua sudah diurus.

“Izin dari PUPR sudah selesai dan semua sudah diurus” tambahnya.

Aspirasi dari warga sekitar disampaikan kepada wartawan wartapenariau.com agar ada respon dari Walikota Medan melalui dinas PUPR untuk menertibkan pekerjaan instatasi Fiber Optif  di wilayah kota Medan demi menjaga kenyamanan warga sekitar.

Ketika perihal ini di konfirmasi wartawan wartapenariau.com kepada pejabat Dinas PUPR Medan, namun hingga berita ini dirilis belum ada tanggapan dari pejabat terkait.

Penulis wartawan wartapenariau.com:  Bonni T Manullang

Editor   : T.Sitompul

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here