Orang-Orang Majus Dari Timur Membuka Tempat Harta Bendanya

0
258

DUMAI-Ibadah raya minggu jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Simpang Pulai, Kecamatan Basilam Baru, penuh sukacita, Minggu (23/12/2018).

Pendeta Sihol Sitanggang menyampaikan firman Tuhan yang tertulis di dalam Injil Matius 2: 1 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem  2 dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi  yang baru dilahirkan itu?  Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”

3 Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat  bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.

5 Mereka berkata kepadanya: “Di Betlehem  di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: 6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.”  

7 Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak.

8 Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: “Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia.”

9 Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.

10 Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. 11 Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. 12 Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Pendeta Sihol Sitanggang menegaskan,  sesudah Yesus lahir di dalam hidupmu, di dalam pelayananmu dan di dalam kehidupan setiap saat, maka orang-orang majus dari timur akan datang dan masuk ke rumah ibadahmu dan membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur,”terang Pendeta Sihol Sitanggang kepada jemaat.

Lebih lanjut Pendeta Sihol Sitanggang menegaskan,” Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri, dan tidak ada seorang pun yang mati untuk dirinya sendiri. Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. “Jadi baik hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan,”tandas Pendeta Sihol Sitanggang.***

Hidup ini adalah kesempatan
Hidup ini untuk melayani Tuhan
Jangan sia-sia kan waktu yang Tuhan beri
Hidup ini hanya sementara

Sekuntum bunga di pagi hari
Mekar indah harum di padang yang hijau
Demikian Tuhan mendandani rumput
Gugur bunga bila panas terik

Oh Tuhan pakailah hidupku
Selagi aku masih kuat
Suatu saat aku tak berdaya
Hidup ini sudah jadi berkat

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here