Oknum Aparat Diduga Terlibat Dalam Aktivitas Penadah CPO

0
192

DUMAI,WARTAPENARIAU.com-Oknum petugas/pegawai  Surveyor (pengawas) keluar masuk Crude Palm Oil (CPO) dilaut Dumai berinisial AMS, diduga terlibat dalam aktivitas penampungan CPO secara ilegal dari Kapal tanker dan kapal tongkang  ke kapal pompong.

Hal tersebut diungkapkan beberapa orang masyarakat di Kota Dumai kepada tim Wartapenariau.com , Kamis (15/4/2021).

Konon oknum berinisial AMS sengaja ditugaskan oleh cukong  atau orang yang mempunyai uang banyak untuk membeking aktivitas menurunkan CPO ilegal dari kapal tanker dan tongkang ke Palka kapal  pompong dan dibongkar di gudang yang berada dipinggir sungai Dumai.

Selanjutnya CPO tersebut dimuat ke mobil tangki untuk diangkut ke tempat penampungan CPO ilegal yang berada di Kecamatan Bukit Kapur,Kota Dumai.

Informasi yang dihimpun Wartapenariau.com di Kota Dumai menyebutkan, “Oknum aparat  berinisial AMS diduga terlibat penampung CPO dari kapal secara ilegal dan mengatur oknum ABK kapal pengangkut CPO kepada rekannya oknum aparat berinisial KAD di Kota Dumai.

“AMS dan KAD  disinyalir sudah diatur oleh oknum jaringan mafia CPO ilegal dengan bermodalkan uang rupiah dari hasil omset penjualan yang cukup lumayan besarnya setiap minggu”.

Karena CPO yang dibeli kaki tangan mafia CPO dari para anak buah kapal tanker dan dari ABK kapal tongkang mencapai ratusan ton sekali bongkar dipinggir sungai Dumai.

Menurut sumber, modus operasi mafia CPO untuk mendapat CPO dari para oknum ABK tanker dan kapal tongkang, dengan cara mafia CPO di sungai Dumai sengaja menugaskan kali tangannya yang cukup mapan turun ke kapal, untuk melobi para ABK kapal tanker dan kapal tongkang yang sedang berlabuh jangkar disekitar  pantai laut Dumai agar para ABK mau menjual sebagian CPO yang ada di dalam kapal tersebut.

Kaki tangan mafia CPO langsung membawa kapal pompong mendekat ke kapal tanker maupun kapal tongkang, kemudian setelah ada kesepakatan antara kaki tangan mafia CPO dengan para ABK, selanjutnya CPO diturunkan dengan menggunakan alat selang ke dalam palka kapal pompong sesuai kesepakatan, kemudian para kaki tangan mafia CPO mengangkut CPO tersebut ke gudang yang berada dipinggir sungai Dumai atau ke pinggir sungai  Dumai.

Penulis: JK.Situmeang

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here