Kepengurusan PPP

0
247

SEMARANG,WARTAPENARIAU.com-Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, M. Romahurmuziy mengatakan, bahwa urusan konflik internal di Partai Persatuan Pembangunan  akan selesai setelah pelaksanaan pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur DKI Jakarta.

“Selesainya konflik nanti setelah 15 Pebruari, setelah Pilkada DKI Jakarta selesai,”kata Romy usai melantik pengurus PPP Jawa Tengah di Semarang,Minggu ( 15/1/2017).

Dikatakan Romy,  dari 101 pilkada serentak 2017 di Indonesia hanya di DKI Jakarta yang ada salah satu pasangan calon ke Djan Faridz. PPP Djan Faridz menyatakan dukungan ke pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama-Djarot.  Adapun PPP kubu Romy mendukung Agus Harimurti-Sylvia Murni.

Menurut Romy, ada dua kepentingan yang saling membutuhkan dukungan Partai Persatuan Pembangunan.  “Karena di situ bertemu kepentingan antara pihak yang belum dapatkan label religius dari salah satu parpol dengan pihak-pihak yang mencantol persoalan untuk ambil keuntungan politik,”kata Romy.

Namun Romy yakin bahwa yang sah menjadi pengurus Partai Persatuan Pembangunan adalah kubu yang dipimpinnya, karena ralitas hukum dan politik sudah digenggamnya sejak setahun sebelum muktamar di Pondok Gede Jakarta. Adapun jika kini muncul lagi persoalan dualisme kepengurusan, itu hanya soal permainan citra.

“Ada yang berusaha menggunakan kesempatan Pilkada DKI untuk eksis sekaligus narsis,” kata Romy.***(Jon)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here