Docking KN PARI Disnav Dumai Rp 5,5 Miliar Dipertanyakan

0
144

DUMAI, WARTAPENARIAU.com-Docking Kapal Negara (KN) PARI merupakan kapal operasional Distrik Navigasi (Disnav) Dumai dengan anggaran Rp 5,5 miliar lebih mendapat sorotan sejumlah warga di Kota Dumai.

Pasalnya, pengerjaan docking KN PARI yang dilakukan tender di Disnav Dumai bukan dikerjakan di Wilayah kerja Disnav Dumai akan tetapi dikerjakan di Galangan Bayubahari Jakarta.

Bukan hanya masalah tempat dikerjakannya kapal KN Pari jauh dari wilayah kerja Kantor Disnav Dumai menjadi sorotan akan tetapi juga dipertanyakan soal pengawasan dari Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) terhadap pengerjaan docking kapal dimaksud hingga sampai  sparepart yang akan diganti atau dikerjakan oleh kontraktor dimungkinkan tidak akan maksimal pengawasannya.

Salah seorang sumber media ini di Dumai menanggapi perihal pengerjaan docking KN Pari milik Distrik Navigasi Dumai dilakukan di galangan Bayubahari Jakarta menyebut patut dipertanyakan.

“Bagaimana pihak Navigasi Dumai bisa maksimal melakukan pengawasan terhadap pengerjaan docking Kapal Negara tersebut” imbuh sumber.

Artinya, PPTK atau pihak Navigasi Dumai bisa saja tidak selama pengerjaan KN Pari di Jakarta berada di tempat atau berada di lokasi kerja docking kapal untuk memantau atau mengawasi mengingat jarak tempuh Kantor Disnav Dumai dengan galangan Bayubahari Jakarta cukup jauh dan untuk biaya perjalanan pun costnya juga tinggi.

“Hal ini perlu dipertanyakan dan bisa pintu masuk aparat terkait untuk melakukan audit mengingat anggaran docking kapal KN Pari cukup besar” ungkap sumber.

Menanggapi terkait docking KN Pari yang dikerjakan di luar wilayah kerja Disnav Dumai, Suroso, salah seorang pejabat Disnav Dumai menyebut bahwa Dermaga Disnav Dumai hanya keberadaan kapal Pari saat dilakukan tender atau lelang. Artinya menurut Suroso Kapal tidak dikerjakan di dermaga Disnav Dumai.

“Lokasi dermaga Dumai itu lokasi Kapal Parinya Pak, Klo pekerjaannya nanti di perusahaan yg mempunyai galangan pak” imbuh Suroso, lewat nomor WhatsAppnya saat dikonfirmasi Crew wartapenariau.com, Senin (23/8/2021).

Menurut Suroso, kapal KN Pari saat lelang berada di dermaga Disnav Dumai kemudian bisa saja dilakukan anwijing lapangan melihat keberadaan kapal, jelas Suroso.

“Kan lokasi kapal saat itu pak, karena bisa jadi ada anwijing lapangan melihat keberadaan kapal pak, makanya lokasi kapal saya sebut didermaga kita pak,” jelas Suroso.

Sebagaimana tertuang dalam Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) soal pengadaan barang dan jasa di Kementerian Perhubungan laut Distrik Navigasi Dumai, KN PARI disebut dikerjakan di Dermaga Navigasi Dumai akan tetapi faktanya KN PARI dikerjakan di Jakarta oleh kontraktor pemenangnya.

Sementara anggaran untuk Docking KN Pari dimaksud besarnya cukup pantastis yakni sebesar Rp 5.531.128.842,80,- bersumber dari dana APBN 2021.

Docking KN Pari di galangan Bayubahari Jakarta dikerjakan oleh perusahaan pemenang tender PT Bayu Bahari Santosa, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Penulis : Tambunan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here