BST Kemensos Disalurkan Kepada 11 Desa Di Kecamatan Sunggal

0
318

SUMUT,WARTAPENARIAU.com-Minggu (31/05/2020), warga desa di 11 Desa di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang telah menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar  Rp 600.000/KK dari Pemerintah berdasarkan data yang dikeluarkan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Bantuan sosial tunai tersebut disalurkan oleh PT.Pos Indonesia bekerja sama dengan aparatur Kecamatan Sunggal sebagai penyedia tempat, dimulai pukul 08:00 Wib hingga selesai.

Camat Sunggal, Ismail.SSTP, ketika dikonfirmasi via seluler membenarkan adanya pembagian dana BST kepada 11 desa di Kecamatan Sunggal. “Hari ini ada pembagian BST di Kecamatan Sunggal gelombang 1 untuk 11 desa, besok gelombang 2 untuk 6 desa,”ujar Ismail.

Penyaluran BST ini tidak serta merta membuat semua warga Kecamatan senang dan bahagia, seperti yang dikeluhkan warga berinisial  SE (30) dan SP (27) warga Dusun 9 kepada wartapenariau.com. “Pembagian BST ini serasa tidak adil, sebab orang tua kandung mereka yang sudah janda, sudah tua dan tidak ada mata pencaharian, tapi tidak mendapatkan bantuan apa-apa dari Pemerintah Kecamatan, padahal terdaftar di aplikasi sick Kemensos,”keluh SE.

Diungkapkan warga lagi, diduga istri Kepling mendapatkan BST Rp.600.000, dan lebih ironis lagi ada warga sudah mendapatkan Dana BLT, tetapi masih dapat BST juga. “Padahal yang sudah dapat BLT dapat lagi BST dan istri keplingnya pun dapat, sementara masyarakat tak dapat,”beber warga dengan nada kesal.

Ditambahkan, data yang di peroleh, bahwa oknum istri Kadus  berinisial RG terdaftar sebagai penerima Dana BST. “Saya lihat RG terdata, itu istri kepling kok dapat juga ya, sementara warga lain yang janda tidak dapat,”ujarnya resah.

Camat Sunggal, Ismail, saat dikonfirmasi wartapenariau.com via WhatsApp terkait keluhan warga tersebut, namun hingga berita ini dirilis belum ada jawabannya.

Seperti yang rilis media ini sebelumnya, Rabu (27/5/2020), bahwa Kepala Desa Purwodadi, Lasidi mengatakan bahwa dana BST Kemensos RI belum ada turun dan semua warga Desa Purwodadi yang terdaftar namanya belum menerima dana BST. “Dana BST gelombang 1 belum ada turun,”kata Lasidi.

Lasidi tidak menepis adanya warga yang menerima bantuan dobel. Menurutnya hal ini disebabkan data BLT Desa, Kemensos, bahkan data dari Gubernur berbeda-beda.

“Memang ada yang double, itu Pemprov muncul lagi ada, tapi bukan kemauan kita yang mendoublekan, ”kata Lasidi.

Penulis: Bonni T Manullang

Editor  : T.Sitompul

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here