Atlet Forki Dumai Ikut Kejurprov Tanpa Bantuan Koni Dumai

0
103

DUMAI,WARTAPENARIAU.com-26 orang atlet Forki Kota Dumai yang berasal dari tiga perguruan Tako, Inkai dan KKI berangkat dalam Kejurprov Forki Riau dengan mengikuti 36 kelas, tanpa bantuan Koni Kota Dumai, Kamis (23/06/2022).

Hal tersebut dikatakan Monang Maradongan Simanungkalit, S.Sos, saat memberi bimbingan dalam kegiatan pemberangkatan atlet ke Provinsi Riau di Jl.Soebrantas Kota Dumai.

“Karena pertandingan kali ini adalah merupakan kejuaraan yang dilaksanakan oleh Provinsi dan pesertanya diwajibkan dari seluruh cabang olahraga Karate Se Provinsi Riau,10 Kabupaten dan 2 Kota di Riau, seharusnya Koni Kota Dumai sebagai perpanjangan tangan Pemerintah tidak lepas tangan. Koni sebagai induk dari Cabang olahraga prestasi, seharusnya mendukung, melaksanakan pengelolaan, pembinaan dan pengembangan  olahraga prestasi sesuai kewenangan dan tugas,”ujar Monang.

Diungkapkan Monang, Koni mempunyai fungsi untuk memasyarakatkan olahraga prestasi untuk mencapai prestasi olahraga sesuai dengan fungsinya. “Ini malah terkesan “tutup mata”,”ungkap Monang dengan nada kecewa dengan keberadaan Ketua Koni Kota Dumai yang sulit ditemuinya karena jarang berada di Kantor.

“Bagaimana beliau untuk membina cabang olahraga kalau  beliau sulit  untuk ditemui. Contoh kecilnya saja terkait kegiatan even yang akan diikuti oleh Forki Kota Dumai ini. Dalam mengikuti kegiatan ini, tentu kami butuh persiapan mulai dari pelaksanaan TC, sampai dengan keberangkatan atlet, biaya makan dan transportasi, tetapi Koni Kota Dumai sama sekali tidak ada membantu kami, padahal kami sudah ajukan proposal  untuk membantu pelaksanaan kegiatan ini, ”keluh Monang.

Ketua dan Sekretaris Koni Dumai, saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan,”Bukan tidak peduli kanda. Selama ini kami kan bantu mereka. Kebetulan anggaran untuk Koni dan Pemko nggak seperti dulu lagi.

Memang dana ada lagi, tapi dana tersebut dah kadung kami anggarkan untuk Kejurda Pekan olahraga Provinsi  Riau yang akan dilaksanakan di Kuantan pada 22 November 2022 mendatang.

Dan lagian kami harus mengacu Permendagri No:77 di dalam mengeluarkan anggaran. Jadi jangan dibilang tidak peduli lah,”ujar Ujang Said via telepon genggamnya.***(JK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here